Menelaah morfologi kota memiliki kelebihan dalam menjelaskan bentuk struktur dan karakteristik sebuah kota dan perubahannya dari waktu ke waktu. Berbagai metode banyak dihasilkan untuk mengidentifikasi morfologi kota namun sering kali menemui kesulitan dalam penyediaan datanya dikarenakan skala kota yang cukup besar. Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan penggunaan alat pengindraan jauh seperti foto satelit cahaya malam membantu mengidentifikasi morfologi kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi Kota Malang dengan menggunakan data Remote Sensing Light Pollution Map hasil dari Nighttime Light Imagery yang diolah dengan alat analisis clock board zones. Clock board merupakan sistem zonasi untuk analisis perkotaan dengan membagi wilayah perkotaan seperti jam atau papan panah. Clock Board yang digunakan pada penelitian ini membagi Kota Malang menjadi 4 Ring dan 20 Segmen. Pengambilan data sekunder Night time Light (NTL) dilakukan secara series di tahun 2012, 2015, 2018 dan 2021. Hasil identifikasi morfologi Kota Malang menunjukkan bahwa Kota Malang memiliki kecenderungan bentuk radial konsentrik yang tidak rata dengan pengembangan terbesar ada di bagian utara kota. Hasil identifikasi morfologi ini juga dapat memberikan masukan bagi dunia perencanaan sebagai salah satu metode dalam mengidentifikasi morfologi kota.
Copyrights © 2023