Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi antara pakan pellet, dedak padi dan ampas tahu fermentasi yang paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng. Penelitian ini menggunakan gelondongan ikan bandeng dengan bobot rata-rata 7-10 gram dengan panjang 11 cm. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan di UPT. Pembenihan Tambak Oesapa Kupang. Wadah pemeliharaan yang digunakan adalah tambak yang dipasang keramba tancap berukuran 1 x 1 x 1 m3 dengan padat penebaran 10 ekor/kotak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkapt (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah perlakuan A (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 100%), Perlakuan B (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 75 % dan pellet 25 %), Perlakuan C (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 50 % dan pellet 50 %) Perlakuan D (Pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 25 % dan pellet 75 %) dan perlakuan E (Pemberian pakan pellet 100 %). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan spesifik tertinggi ikan bandeng yang terdapat pada perlakuan B yaitu pemberian dedak padi dan ampas tahu fermentasi 75 % dan pellet 25 %.Kata kunci: Ampas Tahu, Dedak Padi, Fermentasi, Ikan Bandeng
Copyrights © 2022