Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 11, No 4 (2022)

Pemulihan dan Perlindungan dari Trauma Hate-based Violence Melalui Arsitektur

Anastasia Evangelista Sumanti (Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Ima Defiana (Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2023

Abstract

Diversitas masyarakat yang tinggi di Indonesia membuat adanya perbedaan pendapat menjadi sangat wajar, namun jika perbedaan tersebut didorong dengan kebencian maka itu dapat menimbulkan permasalahan baru. Hate-based Violence adalah salah satu contoh dari radikalisme yang dapat menghancurkan keragaman masyarakat yang hidup Bersama di Indonesia. Trauma yang ditimbulkan oleh hate-based violence memiliki efek yang berbeda dengan trauma biasa karena target penyerangan dengan kebencian ini adalah identitas dari seseorang atau sekelompok masyarakat. Skenario terburuk dari kekerasan ini adalah hilangnya identitas dari seseorang karena rasa takut dan tidak aman untuk hidup dengan identitas tersebut. Sedangkan identitas bukanlah hal yang dapat dihilangkan atau dilepaskan. Cara yang paling sesuai untuk mengatasi keberlanjutan trauma ini adalah dengan mencegah terpaparnya korban trauma maupun calon korhadap kejadian yang serupa, selain itu juga dapat diimplementasikan kondisi yang dapat memberikan efek psikologis yang kemungkinan dapat memberikan ketenagan batin bagi mereka.

Copyrights © 2022