Masyarakat yang tinggal di area urban memiliki resiko terkena stress lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang tinggal di area rural. Faktor lingkungan urban memegang pengaruh yang besar untuk kontribusi stres yang terjadi pada manusia. Sehingga, dibutuhkan sebuah ruang untuk membantu meredakan rasa stres yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat urban, berupa Pusat Restorasi Fokus dengan cara menurunkan stres. Menggunakan pendekatan healing environment yang memasukkan aspek alam-flora, fauna, air, cahaya matahari, angin, dll serta penerapan Animal-Aided Design pada Pusat Restorasi Fokus ini. Aspek hewan yang digunakan berupa hewan domestik liar, berupa kucing yang over populasi dan merupakan salah satu masalah pada area urban. Permasalahan yang terjadi pada manusia dan kucing di area urban-Jakarta ternyata dapat diselesaikan melalui hubungan simbiosis mutualisme antara kedua makhluk hidup ini. Interaksi manusia dan kucing menjadi kunci yang dapat mereduksi stress manusia dan area Pusat Restorasi Fokus dapat menjadi area yang memberikan ruang gerak yang sesuai dengan kebutuhan kucing.
Copyrights © 2022