Pendahuluan Postpartum blues merupakan gangguan psikologis sementara yang ditandai dengan memuncaknya emosi pada minggu pertama setelah melahirkan. Gangguan psikologis ini juga berpengaruh dengan adanya dukungan dari suami. Dukungan suami yang baik dapat mengurangi adanya postpartum blues atau merendahkan tingkat depresi postpartum blues pada istri setelah melahirkan seperti menemani saat melahirkan, membantu dan merawat bayi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan tingkat depresi postpartum blues pada ibu nifas primigravida kunjungan 2 di PMB NTC. Metode Menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability dengan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dukungan suami dan kuisioner EPDS untuk mengukur tingkat depresi postpartum blues. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil Uji diketahui bahwa antara Dukungan Suami Dengan Tingkat Depresi Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Primigravida Kunjungan 2 Di PMB NTC yaitu cukup kuat, Correlation Coeffcient yang bernilai positif menandakan sifat hubungan yang searah berarti jika Dukungan Suami semakin tinggi maka Tingkat Depresi Postpartum Blues akan semakin rendah. Kesimpulan Ada Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Depresi Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Primigravida Kunjungan 2 Di PMB NTC.
Copyrights © 2023