Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023

STANDAR KOMPETENSI SDM PENYELENGGARA PERKERETAAPIAN MODERN

Nahry Nahry (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2023

Abstract

Dampak industri 4.0 sangat besar terhadap penggunaan sumber daya manusia (SDM) akibat berubahnya teknologi yang digunakan, termasuk kehadiran kereta modern. Perkembangan teknologi kereta di Indonesia berjalan dengan cepat. SDM yang terkait dengan penyelenggaraan Perkeretaapian Modern memerlukan penambahan kompetensi agar dapat menjamin keselamatan sistem transportasi. Studi ini dimaksudkan untuk menganalisis kebutuhan standar kompetensi SDM pada sektor Perkeretaapian Modern dan mengevaluasi kesiapan Regulator dalam menyiapkan SDM-nya. Standar kompetensi diidentifikasi menggunakan Analisis Gap melalui benchmarking. Sementara itu, Analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi penyiapan SDM. Hasil analisis menunjukkan terdapat 6 teknologi inti dari kereta modern yang membedakan kereta modern dengan kereta konvensional, yaitu Civil infrastructure and track, Rolling Stock, Electric power facilities, Signaling and telecommunication facilities, Operation Control Center, dan ICT System. Kompetensi SDM kereta modern harus dapat mendukung penggunaan teknologi inti ini. Disusun 11 fungsi utama SDM kereta modern beserta kompetensinya masing-masing. Tambahan kompetensi mencakup aspek safety, ICT, sistem yang terintegrasi, serta budaya kerja. Analisis SWOT menunjukkan organisasi masih lemah secara internal namun memiliki peluang dari pihak eksternal. Peluang terbesar adalah adanya kebutuhan yang tinggi dari pihak industri maupun operator terhadap SDM tersertifikasi. Kekuatan yang dimiliki hanyalah dalam hal kontribusi Diklat yang cukup besar dalam memenuhi kebutuhan pasar. Hampir seluruh unsur Input-Proses-Output-Outcome Diklat yang diidentifikasi dalam studi ini masih merupakan kelemahan walau dengan tingkat kelemahan yang berbeda-beda. Kelemahan utama dari sisi Diklat yaitu terbatasnya anggaran dan juga kurangnya kompetensi SDM Regulator dan Instruktur Diklat, serta kurikulum dan silabus Diklat yang masih perlu dipersiapkan. Kualitas sarana prasarana Diklat juga masih menjadi kelemahan utama. Kelemahan utama dari sisi regulasi yaitu belum cukup siapnya SKKNI. Studi ini merekomendasikan perlunya penyiapan SDM yang memenuhi standar kompetensi , termasuk peningkatan peran dan kapasitas Diklat, peran dan persiapan Regulator, serta kebutuhan SKKNI.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jits

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results ...