Persalinan yang berlangsung lebih dari 18 jam yang dimulai dari tanda-tanda persalinan dinamakan persalinan lama. Persalinan lama ini akan lebih berisiko terhadap kesejahteraan pada ibu dan bayi. Pemberian Oksitosin merupakan salah satu intervensi medis yang digunakan untuk merangsang terjadinya pembukaan uterus. Disamping itu ada terapi non farmokologis yang bisa digunakan untuk merangsang pengeluaran oksitosin, salah satunya adalah dengan tehnik nipple stimulation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari Nipple Stimulation dengan dukungan suami terhadap lama persalinan kala 1 fase aktif di BPM Indah Yuliana. Jenis penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan perbandingan kelompok statis (the static group comparism). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 32 responden yang terdiri dari 16 responden kelompok intervensi dan 16 responden kelompok kontrol. Instrumen menggunakan lembar observasi Nipple Stimulation dengan dukungan suami. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan perbedaan selisih waktu pada kelompok intervensi dengan waktu 1 jam 25 menit – 3 jam 25 menit sedangkan pada kelompok grup dengan selisih waktu 2 jam 8 menit – 5 jam 8 menit dengan p value 0.001. Studi ini dapat disimpulkan Nipple Stimulation dengan dukungan suami efektif untuk mempercepat persalinan kala 1 fase aktif. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai intervensi sederhana yang dapat digunakan untuk mempercepat kala 1 fase aktif persalinan
Copyrights © 2023