Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs
Vol 1, No 1 (2011)

PENERIMAAN DIRI DAN KEPERCAYAAN DIRI PADA IBU YANG MEMILIKI

Ayu Safira (Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2014

Abstract

Cerebral palsy merupakan istilah yang menggambarkan keadaan kelumpuhan yang disebabkan gangguan menetap di otak, sehingga mengalami kesulitan mengoptimalkan fungsi tubuhnya secara normal. Orang tua yang memiliki anak cerebral palsy akan sulit menerima kenyataan bahwa anaknya mengalami kelainan terlebih pada ibu. Penerimaan diri yang kurang pada ibu akan berakibat pada kurangnya rasa percaya diri yang dimiliki ibu dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan diri dengan kepercayaan diri apad ibu yang memiliki anak cerebral palsy di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh.Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang melibatkan seluruh anggota populasi untuk menjadi subjek penelitian dengan jumlah anggota populasi 40 subjek, yaitu ibu-ibu yang memiliki anak celebral palsy di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penerimaan diri dan skala kepercayaan diri pada ibu-ibu di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh. Analisis data penelitian menggunakan korelasi product moment dengan koefisien korelasi r = 0,799 dengan nilai P = 0.000 (P0,01) artinya hipotesis yang diajukan diterima dengan hasil adanya hubungan positif yang sangat signnifikan antara penerimaan diri dengan kepercayaan diri dengan r2 = 0,638 (63,8%) dan 36,2% dipengaruhi oleh faktor lain.Hal ini menjelaskan bahwa ibu yang memiliki penerimaan diri yang baik maka akan memiliki kepercayaan diri yang baik dan begitupun sebaliknya, semakin buruk penerimaan diri ibu maka semakin buruk pula kepercayaan dirinya. Kata kunci :  Penerimaan Diri, Kepercayaan Diri, dan cerebral Palsy.

Copyrights © 2011