Hospitalisasi pada anak dapat menyebabkan kecemasan dan stres pada semua tingkat usia terutama anak usia dibawah 6 tahun. Stres hospitalisasi pada anak merupakan salah satu dampak perubahan psikis terjadi dikarenakan adanya suatu tekanan atau krisis pada anak selama dirawat dirumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penerapan atraumatic care perawat dengan stres hospitalisasi pada anak. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 37 orang, tehnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat sebagian kecil dari responden (24.3%) penerapan atraumatic care perawat kurang, hampir Sebagian dari responden (40.3%) penerapan atraumatic care perawat cukup dan hampir sebagian lagi dari responden (35.1%) penerapan atraumatic care perawat baik, responden dengan penerapan atraumatic care cukup terdapat sebagian kecil dari responden (20%) stres sedang, hampir seluruh besar dari responden (80%) stres ringan. Berdasarkan hasil analisis uji Chi-Square Test didapat nilai ρ = 0,006< α 0,05, ada hubungan penerapan atraumatic care perawat dengan stres hospitalisasi pada anak usia sekolah di Ruangan Rawat Anak Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu. Disarankan kepada perawat ruangan ataupun bidan ruangan penelitian ini dapat menjadi landasan pelaksanaan program kegiatan bimbingan, pembinaan, dan konseling dalam upaya peningakatkan pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi stres hospitalisasi anak, penerapan atraumatic care perawat agara stres hospitalisasi pada anak usai sekolah menurun.Kata Kunci : atraumatic care, Stres hospitalisasi, dan anak
Copyrights © 2021