Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit terbukti hasil belajar bahasa Inggris yang diperoleh siswa SMPN 2 Sekaran masih rendah yaitu nilai tertinggi 85 dan terendah 55 sehingga rata-rata nilai bahasa Inggris adalah 71,25, sementara pencapaian kriteria ketuntasan minimal di SMPN 2 Sekaran sendiri adalah 75 sehingga nilai yang dicapai siswa tersebut bisa dikatakan belum mencapai KKM. Hal ini menunjukkan proses pembelajaran di kelas belum memenuhi kriteria pembelajaran yang baik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan dan setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi dan hasil belajar mata pelajaran bahasa Inggris. Penerapan pendekatan pembelajaran kooperatif model kajian kelompok untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar bahasa Inggris materi congratulation/wish/hope pada siswa kelas IX-A dapat dikatakan telah berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata pada setiap siklus, yaitu siklus I sebesar 77,50 menjadi 89,53 pada siklus II.
Copyrights © 2023