Telah dikembangkan suatu metode analisis sinyal non-stasioner, khususnya sinyal seismik Gunung Merapi, Jawa Tengah, Indonesia, melalui proses Tapisan Adaptif berbasis Wavelet, yang selanjutnya dinamakan Adaplet. Proses ini diawali dengan melakukan penundaan pada sinyal asli d(n) untuk mendapatkan x(n) yang diumpankan ke tapis adaptif sehingga menghasilkan keluaran y(n). Kemudian keluaran ini dibandingkan dengan masukan sinyal asli d(n), sebagai sinyal yang dikehendaki (expected signal) dan selisihnya berupa keluaran ralat e(n) yang kemudian digunakan sebagai tuner untuk memperbaiki kerja tapis adaptif tersebut, sedemikian hingga ralat e(n) bisa mendekati 0 (nol).Hasil untuk data-data seismik volkanik yang mewakili 3 jenis event yang berbeda menunjukkan adanya pola-pola tertentu, yang ditunjukkan dari plot hingga 4 koefisien polinomial 3-komponen (Sn, Se dan Sz) dan hubungan antar koefisien yang dinyatakan dalam persamaan garis linear dalam format bentuk y=ax+b. Serta pengelompokan (klaster) semua koefisien untuk semua tipe memperkuat adanya fitur-fitur khusus pada sinyal yang bersangkutan.
Copyrights © 2008