Latar Belakang: Penyakit Osgood Schlatter Disease (OSD) adalah cedera kaki menyakitkan pada tuberositas tibialis yang disebabkan oleh regangan atau trauma berulang pada tendon otot quadriceps. Kondisi ini terjadi pada 1 dari 10 anak-anak dan remaja. OSD dapat terjadi dikarenakan aktivitas olahraga yang melibatkan regangan berulang seperti aktivitas melompat, jongkok, menendang dan berlari. Tujuan: mengetahui efektivitas terapi latihan penguatan lutut terhadap peningkatan kemampuan aktivitas fungsional pada kasus osgood schlatter disease. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien osgood schlatter disease yang dilakukan di klinik sport injury life (SIL) Surakarta. Hasil: Pada pemberian terapi latihan penguatan lutut yang dilakukan sebanyak 3 kali menunjukkan hasil pengukuran nyeri dengan NRS yaitu kategori nyeri diam dengan score T1 dan T3 0/10, nyeri tekan dengan score T1 6/10 dan T3 3/10, nyeri gerak dengan score T1 4/10 dan T3 1/10. Pengukuran kekuatan otot dengan MMT didapatkan hasil kekuatan otot pada gerakan fleksi dan ekstensi knee dextra yaitu T1 4 dan T3 5. Pengukuran kemampuan aktivitas fungsional dengan kujala score Pada T1 yaitu 57% dan pada T3 meningkat menjadi 85%. Yang artinya pasien dapat menjalankan aktivitas fungsional yang lebih baik. Kesimpulan: Hasil dari penelitian Ini membuktikan bahwa terdapat efek dari terapi latihan penguatan lutut terhadap peningkatan kemampuan aktivtas fungsional pada kasus Osgood Schlatter Disease.
Copyrights © 2023