Fenomena menurunnya kedisiplinan guru dalam mengajar merupakan momok yang mencoreng citra pendidikan di Indonesia. Fenomena serupa juga terjadi di SMA NEGERI KAPAN. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui pola penerapan reward and punishment. Penelitian yang dilakukan terhadap 44 guru di SMA NEGERI KAPAN ini dilakukan pada bulan November 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah dengan tiga siklus dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, pengamatan, dan wawancara. Penerapan pola reward and punishment untuk meningkatkan kedisiplinan guru dalam mengajar dinyatakan efektif apabila mencapai 75 %. Data penelitian dianalisis dan hasil yang diperoleh ditemukan sejumlah guru yang terlambat kurang dari 10 menit atau tidak terlambat lebih dari 10 menit masuk di kelas untuk pembelajaran yakni siklus pertama terdapat 5 guru atau 11,36 %, pada siklus kedua terdapat 15 guru atau 34,09 % dan siklus ketiga terdapat 44 guru atau 90,90 % yang masuk di kelas untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pola reward and punishment untuk meningkatkan kedisiplinan guru di SMA NEGERI KAPAN dalam kehadiran di kelas pada kegiatan belajar mengajar dinilai cukup efektif.
Copyrights © 2023