Dalam konsep manajemen rantai pasok, kelancaran pemenuhan permintaan konsumen dipengaruhi oleh pemasok. Kinerja pemasok akan mempengaruhi ketepatan pemenuhan kuantitas dan kualitas produk yang dipesan oleh konsumen. PT. X merupakan sebuah gudang beras yang membeli gabah dari berbagai pemasok dan kemudian memproses gabah tersebut menjadi beras. Beras ini kemudian dikemas dan dijual kepada konsumennya. Akan tetapi, proses aliran material ini tidak berjalan lancar, beberapa kali terjadi ketidaksesuaian jumlah dan kualitas barang yang dikirim oleh pemasok, sehingga berpengaruh terhadap jadwal pemenuhan permintaan konsumennya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menilai dan memilih sejumlah pemasok yang terbaik dan menentukan jumlah pesanan yang optimal agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan baik. Terdapat 3 jenis komoditas gabah yang dipasok dari 10 pemasok. Ke-10 pemasok ini yang akan dinilai dengan menggunakan kriteria: harga, kualitas, kemampuan pemasok dalam menyediakan bahan baku, pelayanan dalam bentuk pengiriman. Metode yang digunakan yaitu Simple Additive Weighting (SAW) dan Linier Programming. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 6 pemasok yang dinilai memiliki kinerja baik yang disarankan kepada PT. X untuk dijadikan sebagai pensuplai 3 jenis gabah. Dengan menggunakan 6 pemasok ini, PT. X diperkirakan mampu melakukan penghematan biaya pembelian gabah sebesar Rp. 32.124.136,- per bulan.
Copyrights © 2020