Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep politk dakwah yang diusung oleh PKS dan penerimaannya dalam perpolitikan di Indonesia, mengungkap komunikasi politik dakwah PKS untuk memperoleh dukungan dalam Pemilu dan mengetahui tantangan yang dihadapi PKS dalam mengusung politik dakwah serta pendekatan komunikasi untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan studi literatur kepustakaan dan penelitian yang relevan, wawancara mendalam kepada beberapa pihak di internal PKS maupun pihak luar dan studi lapangan. Penelitian difokuskan pada beberapa aspek yaitu pemahaman tentang politik dakwah, pelaksanaan politik dakwah oleh PKS di lapangan, tantangan pelaksanaan program-proram politik dakwah PKS, komunikasi publik politik dakwah, ekspektasi dari pesan yang disampaikan dan ekspektasi dari program dan kegiatan PKS di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya kesenjangan dalam memahami politik dakwah antara PKS dengan pihak luar. Pihak luar masih memahami konsep partai dakwah secara tekstual hanya sebatas memperjuangkan syariat Islam dan melakukan pembelaan yang terkait dengan kepentingan Islam. Strategi komunikasi yang belum tepat menjadi salah satu penyebab masih terjadinya kesenjangan dalam memahami politik dakwah dan jargon partai dakwah PKS. Diperlukan strategi komunikasi yang tepat dalam menjelaskan konsep politik dakwah melalui sikap, kebijakan dan program partai, termasuk dari sisi narasi, pilihan model komunikasi dan perluasan segmen dan pendekatan komunikasi dalam menyampaikan gagasan konsep partai dakwah. PKS juga perlu menjawab tantangan yang dihadapi dari sisi internal maupun eksternal dalam menawarkan nilai-nilai Islam yang menyeluruh dan universal sehingga bisa lebih diterima dan mendapat dukungan.
Copyrights © 2022