Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy

DESAIN SISTEM ON-SITE VOTING UNTUK MENGATASI FRAUD

Susmini Indriani Lestariningati (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2015

Abstract

Sistem voting untuk pemilihan umum mensyaratkan dapat mengatasi berbagai masalah seperti fraud atau penipuan, autentikasi atau keabsahan pemilih, security atau keamanan data, dan juga harus dapat mengakomodir terhadap keinginan untuk kecepatan dan ketepatan dalam penghitungan suara. Sistem yang dipakai juga bersifat transparan dimana pemilih dan yang dipilih dapat menerima hasil perhitungan suara. Semua hal diatas dimungkinkan dengan adanya sistem electronic-voting. Pemilihan umum secara elektronis atau electronic-voting sendiri dibagi dua menurut tempat pemilihan yaitu onsite voting dan remote-voting/mobile-voting, dimana remote-voting ini adalah implikasi dari teknologi jaringan telekomunikasi. Apalagi untuk mobile-voting kepercayaan terhadap teknologi informasi maupun jaringan komunikasinya masih harus ditingkatkan. Pada makalah ini membahas tentang desain sistem untuk on-site voting untuk mengatasi terjadinya fraud. Sistem e-voting secara alamiah sudah dapat mengatasi beberapa fraud. Dengan diatasinya kelemahan yang dibawa oleh sistem elektronis sendiri, maka dapat dihasilkan suatu sistem e-voting yang dapat mengatasi masalah fraud sekaligus masalah yang dihasilkan oleh faktor kesalahan manusia/human error. Metoda untuk proses autentikasi pemilih menggunakan sistem biometrik, sedangkan untuk proses voting digunakan teknik Direct Recording Electronic (DRE). Sistem ini kemudian dibandingkan dengan sistem yang dipakai di negara-negara lain yang menggunakan sistem e-voting di negaranya. Yang dibandingkan adalah sistem secara keseluruhan dengan fitur proses yang khas dari masing-masing negara.

Copyrights © 2009