Artikel ini bertujuan mentelaah kausalitas historiografi Islam tentang anjing, ular, dan babi dalam perspektif ta’aqquli, dengan memfokuskan penerimaan realitas, bahwa dalam setiap realitas pasti terdapat penjelasan logikanya. Riset merupakan hasil temuan dari jenis penelitian kepustakaan kualitatif, dengan pendekatan teori historiografi Islam untuk mengeksplorasi tentang awal penciptaan tiga hewan tersebut kemudian ditarik pada kebermafaatan bagi manusia. Penelitian menyimpulkan: penciptaan anjing, ular, dan babi mengandung pelajaran tentang sebuah kausalitas tindakan. Eksistensi hewan tersebut di bumi sebagai ujian kualitas iman seseorang sekaligus pelajaran hidup. Implikasi pada penelitian lebih spesifik guna mengkaji bagaimana menyikapi tiga hewan yang diharamkan dalam Islam. Riset diharapkan berkontribusi bagi sejarah dan ekologi Islam.
Copyrights © 2023