Keindahan wisata Indonesia banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara. Covid-19 tahun 2020-2021 membuat penurunan signifikan wisatawan, namun tahun 2022 mulai ada peningkatan. Untuk keberlangsungan bisnis, menghadirkan quality tourism, dan terpenuhinya hak wisatawan Kemenparekraf menerapkan protokol CHSE. Protokol kesehatan ini berbasis Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan bagi pelaku usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain yang terkait, lingkungan masyarakat, serta destinasi pariwisata. Untuk mendukung program tersebut diperlukan pembekalan pengetahuan CHSE kepada para siswa SMK sebagai calon pelaku usaha pariwisata. Tema pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan CHSE bagi siswa pariwisata di SMK Negeri 60 Jakarta. Tujuan kegiatan adalah untuk 1) Melakukan sosialisasi protokol CHSE kepada para siswa; 2) Mendorong tanggung jawab sosial individu siswa untuk berbagi informasi CHSE pada lingkungannya. Metode yang dilakukan adalah interaksi langsung, presentasi, dan penjelasan yang merujuk pada panduan Kemenparekraf terkait CHSE, diskusi, dan memotivasi berbagi pada lingkungannya dengan pendekatan Personal Sosial Responsibility-PSR. Dalam seluruh proses, peserta dan narasumber saling berdialog, tanya jawab diciptakan dalam suasana kekeluargaan.
Copyrights © 2023