Jurnal Ilmiah Geologi pangea
Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA

GEOLOGI DAN PENGAYAAN ENDAPAN MINERAL TIMAH DAN UNSUR TANAH JARANG (UTJ) SEKUNDER PLACER DAN TAILING DAERAH CAMBAI SELATAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BANGKA TENGAH, PROVINSI BANGKA BELITUNG

Dwi Aji Disastra (Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta)
Sutarto Sutarto (Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta)
Sutanto Sutanto (Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2021

Abstract

Lokasi penlitian terletak secara administratif pada daerah Desa Cambai, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan koordinat kavling lapangan lokasi penelitian pada Universal Tranverse Mercator (UTM) zona 48S pada 622.275 mE – 629.503 mE dan 9.747.050 mN – 9.752.452mN. 35 km2 (7 km x 5 km). Secara geomorfologi daerah telitian dibedakan menjadi 4 bentukasal yakni bentukasal antropogenik, vulkanik, struktural, dan fluvial, dimana bentukasal antropogenik terbagi atas bentuklahan pit, dan tailing, bentukasal vulkanik yakni bentuklahan bukit intrusi granit, bentukasal struktural berupa bentuklahan bukit struktural dan bentukasal fluvial berupa dataran alluvial. Stratigrafi daerah telitian diurutkan dari yang paling tua yakni terdiri atas Satuan Batupasir Tanjunggenting kemudian Satuan Granit Klabat dan Endapan Alluvial. Struktur Geologi yang berkembang adanya kekar dan kekar berpasangan pada singkapan batupasir dan batu granit dengan arah umum tegasan utama berarah utara timur laut – selatan barat daya (NNE – SSW). Berdasarkan analisis XRF dan ditambah analsisis petrografi bahwa berkembang potensi timah dan mineral tanah jarang sekunder pada daerah endapan placer dan endapan tailing dengan sumber pembawa intrusi GranitKlabat. Analisis Petrografi menunjukkan keterdapatan mineral-mineral pembawa UTJ pada batuan Granit Klabat, seperti mineral Allanit; Monazite; dan Zirkon. Genesa MIT yang ada di Kecamatan Cambai merupakan tipe letakan (sekunder) sebagai hasil proses rombakan dan sedimentasi. menunjukkan sketsa dari genesa MIT di mana MIT bersumber dari bukit intrusi formasi Granit Klabat yang mengalami rombakan atau erosi tertransportasi. Berdasarkan analisis XRF Sn tertinggi terdapat pada endapan Tailing adalah sebesar 630 ppm pada LP 110, UTJyang paling tinggi pada endapan alluvial adalah pada unsur pada lp 4 dengan 340 ppm Ce, 129 ppm La, 114 ppm Nd, dan Y 142 ppm. Sn tertinggi terdapat pada endapan Tailing adalah sebesar 630 ppm pada LP 110, UTJ paling tinggi pada endapan tailingadalah pada unsur pada lp 19 dengan 340 ppm Ce, 129 ppm La, 114 ppm Nd, dan Y 142 ppm.Kata-kata Kunci : Geomorfologi, Stratigrafi, Endapan Alluvial, Timah, Unsur Tanah Jarang, Granit Klabat, Batupasir Tanjunggenting, Tambang Terbuka.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jig

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Engineering Environmental Science

Description

Jurnal Ilmiah Geologi Pangea (JIG Pangea) is an Indonesian scientific journal published by the Geological Engineering Department, Faculty of Mineral and Technology, UPN "Veteran" Yogyakarta. The journal receives Indonesian or English articles. Those articles are selected and reviewed by our ...