Tujuan penelitian kualitatif ini untuk mendeskripsikan dampak psikologis yang dialami remaja yang hamil diluar pernikahan, serta faktor apa saja yang memengaruhi munculnya dampak psikologis tersebut. Partisipan penelitian ini adalah empat remaja akhir yang tinggal di Kecamatan Sahu Timur, Halmahera Barat, yang mengalami hamil diluar pernikahan dan tidak dinikahi oleh pasangannya. Kehamilan yang terjadi diluar nikah masih dianggap tabu, sehingga keluarga maupun masyarakat cenderung memberi perlakuan negatif terhadap remaja yang hamil. Hasil penelitian menunjukan ada beberapa dampak psikologis dialami oleh remaja sejak masa kehamilan, bersalin, hingga berpisah dengan pasangan, yaitu perasaan cemas, malu, stres, dan ketidakstabilan emosi. Berbagai dampak ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Kondisi seperti ini sulit untuk dihadapi dan diterima, khususnya bagi remaja sebagai pelaku hamil diluar pernikahan. Namun keempat partisipan masih bertahan hingga saat ini karena kemampuan untuk menerima diri dan keadaan, serta perolehan dukungan dari keluarga dan orang terdekatnya.
Copyrights © 2023