Latar Belakang. Bell's palsy adalah penyakit idiopatik, akut, dan perifer yang melibatkan saraf wajah yang mengganggu otot-otot ekspresi wajah. Bell's palsy biasanya datang dengan serangan tiba-tiba dan cepat, ditandai kelemahan wajah unilateral, seringkali dalam beberapa jam. Pasien juga dapat mengeluh ipsilateral sakit telinga, serta mati rasa di wajah. Tujuan. Penelitian ini ditujukan kepada pasien kondisi bell’s palsy untuk mengembalikan fungsi otot ekspresi wajah. Intervensi fisioterapi yang dapat diberikan pada penderita bell’s palsy dalam mengatasi penurunan funsi pada otot ekspresi wajah dapat dilakukan dengan berbagai tindakan diantaranya dengan pemberian teknik Neuromuskuler Taping. Metode Penelitian. Penelitian yang dilakukan merupakan case study dengan desain penelitian pre and post test. Hasil. Hasil penelitian pada sampel I didapat perubahan perbaikan kemampuan fungsional wajah pada T0 nilai skor 23 dan pada T3 didapatkan skor 100. Pada sampel II didapat perubahan perbaikan kemampuan fungsional wajah pada T0 nilai skor 38 dan pada T6 didapatkan skor 100. Kemudian pada sampel III didapat perubahan perbaikan kemampuan fungsional wajah. Pada T0 nilai skor 50 dan pada T4 didapatkan skor 100.
Copyrights © 2019