Jurnal Kedokteran Hewan
Vol 8, No 2 (2014): September

KAJIAN KEMAMPUAN SELEDRI (Apium graveolens Linn.) SEBAGAI HERBAL ANTISTRES PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus)

Yusni Y (Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)
Ibrahim Puteh (Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2015

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui, mengkaji, dan menganalisis potensi seledri sebagai herba antistres dan imunomodulator dengan cara menghambat sekresi kortisol plasma pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi kejutan listrik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris, pre and postest with control group design. Sampel yang digunakan adalah 13 ekor tikus Wistar yang dibagi dalam 3 kelompok: P0, kelompok kontrol (kejutan listrik); P1, kejutan listrik + ekstrak seledri 0,14 mg; dan P2, kejutan + ekstrak seledri 0,72 mg. Kejutan listrik dan ekstrak seledri masing-masing diberikan selama 7 hari. Kadar kortisol diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Analisis data menggunakan uji analisis varian satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kadar kortisol serum kelompok P0 sebelum dan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan, sedangkan kelompok P1 dan P2 mengalami penurunan (P0= 1,88 vs 3,65; P1= 4,59 vs 2,63 dan P2= 3,00 vs 2,99). Pemberian ekstrak seledri cenderung menurunkan kadar kortisol serum meskipun secara statistik tidak berbeda secara signifikan (P>0,05). Disimpulkan bahwa ekstrak seledri belum sepenuhnya berperan sebagai herbal antistres pada tikus Wistar yang mengalami stres.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JKH

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Jurnal Kedokteran Hewan (J. Kedokt. Hewan), or Indonesian Journal of Veterinary Sciences is a scientific journal field of veterinary sciences published since 2007, published FOUR times a year in March, June, September, and December by Universitas Syiah Kuala (Syiah Kuala University) and Indonesian ...