Tulisan ini dimaksud untuk meneliti serta mendeskripsikan kagiatan mahasiwa dalam upaya meningkatan kemampuan membaca Al-Quran di Desa Beganding, Simpang Empat, Kabupaten Karo, dan memaparkan kendala serta upaya untuk mensukseskan kegiatan tersebut, jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, hasil dari penelitian ini adalah memberikan gambaran bahwa kemampuan masyarakat di desa beganding kabupaten karo masih tergolong sangat lemah, dengan hitungan 10% bisa membaca dengan tajwid yang baik 40% perlu bimbingan intensif dan 50% buta huruf. Faktor penyebab masyarakat kurang mampu membaca Al-Quran ialah jauhnya akses pendidikan agama sehinga banyak masyarakat yang tidak mengkonsumsi ilmu keagamaan serta minimnya Sumber daya manusia di desa tersebut yang mampu memberikan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membaca Al-Quran serta belajar membaca Al-Quran dengan baik dan benar.
Copyrights © 2023