Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kadar garam dalam air laut di tepi pantai pulau Lembata sebagai data ilmiah potensi sumber daya alam laut tepi pantai Lembata. Penelitian ini dilakukan dalam pembelajaran Kimia pokok bahasan Pemisahan dan Pemurnia Zat bersama siswa kelas XII IPA, SMAN 2 Nubatukan Lembata, sebagai upaya untuk meningkatkan semangat dan minat belajar kimia dalam diri siswa. Analisis dilakukan terhadap 15 sampel air laut dengan metode kristalisasi. Hasil yang diperoleh yakni kadar garam rata-rata dari keseluruhan sampel adalah 3,71 %, dan berada di atas kadar normal air laut umumnya yakni 3,5 %. Kadar garam tertingggi pada sampel yang berasal dari pantai kawasan pelabuhan Jeti di desa Kolipadan kecamatan Ile Ape, yakni sebesar 4,77%. Tingginya kadar garam ini dapat terjadi karena profil pantai di laut pulau Lembata yang umumnya berupa pantai yang terbuka, bibir pantai dominan tersusun oleh hamparan batu, tidak ada muara sungai aktif, memiliki kelimpahan angin muson, vegetasi pada tepi pantai didominasi oleh semak dan rumput padang, serta intensitas sinar panas matahari yang cukup tinggi. Kondisi ini mendukung terjadinya evaporasi yang relatif cepat. Para siswa tampak giat melakukan analisis dan menyatakan suka belajar kimia melalui keterlibatan melakukan analisis di Laboratorium.
Copyrights © 2023