Kualitas dan fasilitas belajar mengajar di SMA Kristen Belu tergolong rendah sedangkan sekolah ini berbatasan dengan republik Demokratik Timor-Leste (RDTL). Ini menuntut guru untuk kreatif dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berkualitas. Guna menjadikan siswa semangat dan merindukan akan pendidikan dan pembelajaran, tanpa disadari mendorong teman sebaya untuk bersekolah dan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar roll depan dengan menggunakan metode penugasan. penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran roll depan dengan metode penugasan pada siklus 1, mencapai 17 siswa belum tuntas, siklus 2 menunjukan bahwa 9 siswa belum tuntas dan siklus 3 menunjukan bahwa terdapat 2 siswa yang belum tuntas. Pembelajaran PENJASORKES dengan materi roll depan melalui metode penugasan menjawab persoalan terkait dengan kreatifnya guru menyusun dan menggunakan metode belajar penugasan untuk meningkatkan hasil belajar roll depan bahkan teman sebaya menjadi motivasi tersendiri bagi siswa yang belum memahami materi.
Copyrights © 2023