Kita dihadapkan dengan berbagai fenomena-fenomena yang berkaitan tentang ketidakharmonisan hubungan antara pemeluk agama yang berbeda. Seperti banyaknya kasus intoleransi yang terjadi antara umat Kristiani dengan umat Muslim dan tidak bisa hidup rukun dan berdampingan satu sama lain akan tetapi berbeda halnya didalam kehidupan mahasiswa yang terdapat adanya keharmonisan didalamnya antara mahasiswa Kristiani dengan mahasiswa umum yang ada di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.'Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi sosial Mahasiswa Kristiani di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan kualitatif metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta informan yang terlibat terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Kristiani sebagai informan inti serta penulis juga mengambil sempel masyarakat sekitar sebagai informan penunjang. Hasil penelitian ini di analisis melalui teori interaksi simbolik dengan pemikirian nya yaitu Pikiran. Diri dan Masyarakat yang menunjukkan bahwa adanya simbol-simbol identik budaya yang ada didalamnya, serta bentuk-bentuk interaksi sosial yang dilakukan oleh mahasiswa Kristiani didalam lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Copyrights © 2022