Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari gaya belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Ciruas tahun ajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis dan angket berupa skala gaya belajar dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa masing – masing gaya belajar yaitu: auditori, visual, kinestetik, auditori visual, auditori kinestetik, dan visual kinestetik mempunyai tingkat kemampuan penalaran sedang. Berdasarkan spek kemampuan penalaran matematis, pada indikator menyajikan pernyataan matematika secara tulisan, gambar atau diagram, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar auditori visual. adapun pada indikator melakukan manipulasi, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar visual. Pada indikator menarik kesimpulan dan menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi gaya belajar yang paling baik adalah auditori visual. Sedangkan indikator menarik simpulan dari pernyataan, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar auditori visual. Pada indikator memeriksan kesahihan argumen gaya belajar yang paling baik adlah gaya belajar kinestetik. Untuk indikator menentukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar visual.
Copyrights © 2020