Web Performance adalah variabel yang mengindikasikan kemampuan performa suatu website dalam menerima, memproses dan merespons request dari pengguna, dengan performance testing pengguna dapat mengetahui performa dari suatu website yang dapat digunakan untuk meningkatkan performa atau optimalisasi sebuah website. Permasalahan yang sering teradi adalah kurangnya pemahaman oleh developer tentang performa dari sebuah website, sehingga website memiliki performa atau optimalisasi rendah yang berdampak pada pengalaman pengguna. Performacne testing dapat digunakan untuk memahami performa dari suatu website, namun kesalahan dalam pembuatan script dapat berdampak pada informasi yang salah pada hasil dari pengujian performance testing. Untuk mencegah kesalahan dalam pengujian, pengembangan test script perlu mengikuti alur dari Software Testing Life Cycle, dengan mengikuti Software Testing Life Cycle developer dapat mengetahui requirement sehingga meminimalisir kesalahan pada test script. Requirement dari pengujian performa suatu website memerlukan hasil pengujian dari operasi CRUD yang akan di gunakan oleh penguna. Dengan mengetahui performa CRUD, developer dapat mengembangkan optimalisasi pada frontend dan backend.
Copyrights © 2021