ABSTRAK Latar Belakang : Budaya keselamatan pasien (Patiens Safety Culture) adalah merupakan hasil dari nilai-nilai, sikap, persepsi, kompetensi, dan pola perilaku individu maupun kelompok yang menentukan komitmen terhadap kemampuan manajemen pelayanan kesehatan maupun keselamatan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah masih ada perawat yang tidak menerapkan patient safety culture. Tujuan penelitian adalah diketahuinya Hubungan Fungsi Pengawasan Kepala Puskesmas Dengan Penerapan Patient Safety Culture Di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan menggunaka desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kesehatan di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Total Populasi Sampling yaitu 36 responden. Hasil : Hasil penelitian didapatkan hampir sebagian dari responden yaitu 12 orang (33,3%) menyatakan fungsi pengawasan Kepala Puskesmas yang kurang baik, hampir sebagian dari responden yaitu 15 orang (41,7%) menerapkan patien safety dengan kurang baik, Analisis Chi-Square diperoleh nilai p-value=0,012 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan fungsi pengawasan kepala puskesmas dengan penerapan patient safety culture di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Simpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan fungsi pengawasan kepala puskesmas dengan penerapan patient safety culture di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Saran penelitian, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi data pada peneliti selanjutnya, untuk mengembangkan penelitian tentang fungsi pengawasan Kepala Puskesmas dan penerapan patient safety culture Di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Kata kunci : Fungsi Pengawasan Kepala Puskesmas, Penerapan Patient Safety Culture
Copyrights © 2021