Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Vol 1, No 2 (2023): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Mei 2023

Kualitas Kehidupan Religiusitas Kristen di Tengah Masyarakat Pluralitas Berdasarkan Kajian Teologis Matius 22:34-40

Sagala, Kordin (Unknown)
Rusmanto, Ayub (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 May 2023

Abstract

This paper analyzes the quality of Christian religious life in a pluralistic society based on the theological study of Matthew 22:34-40. Of course, previous researchers have examined the passage Matthew 22:34-40 with different studies. Thus, this article focuses on how the law of Christ's love remains relevant in a pluralistic world society. And the method used in this research uses a qualitative method which is built with a literature study approach and a Biblical hermeneutic approach. In realizing the quality of Christian religious life in a pluralistic society based on Matthew 22:34-40, the author finds that every Christian must be aware of and understand his calling in life in the midst of this heterogeneous world. The law of love based on Matthew 22: 34-40 is never out of date and remains relevant in every age, wherever and whenever. Loving God means at the same time loving fellow human beings. Ignoring the one thing between love for God and love for fellow human beings is the same as ignoring both. Love for God and love for fellow human beings are two laws that cannot be separated from one another. And the object for the application of God's law of love is the world and its pluralistic society. The quality of Christian religiosity can be seen from the way of life that loves God and also loves fellow human beings based on the law of love of Christ.AbstrakTulisan ini menganalisis perihal kualitas kehidupan religiutas Kristen di tengah masyarakat pluralitas berdasarkan kajian teologis Matius 22:34-40. Para peneliti sebelumnya tentu saja sudah ada  yang meneliti akan perikop Matius 22:34-40 dengan kajian yang berbeda. Dengan demikian, tulisan ini fokus pada bagaimana hukum kasih Kristus tetap relevan dalam masyarakat dunia yang serba pluralis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatifyang dibangun dengan ancangan studi pustaka (literature study) dan hermeneutik Alkitab. Dalam mewujudkan kualitas kehidupan religiutas Kristen di tengah masyarakat pluralitas berdasarkan Matius 22:34-40, maka penulis menemukan bahwa setiap orang Kristen harus sadar dan mengerti panggilan hidupnya di tengah dunia yang heterogen ini. Hukum kasih berdasarkan Matius 22: 34-40 tidak pernah usang dimakan waktu dan tetap relevan dalam setiap zaman di mana dan kapan pun. Mengasihi Allah berarti sekaligus juga mengasihi sesama manusia. Mengabaikan satu hal antara kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia adalah sama mengabaikan keduanya. Kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia merupakan dua hukum yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Dan objek untuk  terapan hukum kasih  Allah adalah dunia dan masyarakatnya yang serba pluralis. Kualitas religiutas Kristen tampak dari cara hidupnya mengasihi Allah dan juga mengasihi sesama manusia berdasarkan hukum kasih Kristus.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

philoxenia

Publisher

Subject

Religion Other

Description

Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Maluku Utara. Kami memproses serta memublikasikan manuskrip yang berhubungan dengan Teologi dan Pendidikan Kristiani. e-ISSN Philoxenia adalah 2985-5888. Selanjutnya, nomor DOI jurnal Philoxenia ...