Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengontraskan pemerelngkap dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif-kualitatif. Ada beberapa teori yang digunakan dalam penelitian yakni teori klausa pemerlengkapan oleh Dixon (2010) dan teori analisis kontrastif oleh Krzeszowski (1990). Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan tiga tahapan: mendeskripsikan, menyatarakan, dan membandingkan. Dari analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa persamaan dan perbedaan pemerlengkap dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Persamaan yang ditemukan yakni secara umum bahasa Inggris menggunakan pemerlengkap that, to, dan for sedangkan bahasa Indonesia menggunakan pemerlengkap bahwa, untuk, serta supaya dan agar. Di samping itu terdapat beberapa perbedaan yakni bahasa Inggris memiliki pemerlengkap –ing, dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa pemerlengap berupa kata tanya, dan ada relasi penggunaan kala, aspek, dan modal dalam bahasa Inggris dengan penggunaan pemerlengkap.
Copyrights © 2021