Diabetes merupakan penyakit kronis yang serius dan terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur glukosa darah) maupun jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas ekstrak biji mahoni (Swietenia mahagoni jacq) terhadap penurunan kadar gula darah pada mencit (Mus musculus) putih jantan dan untuk mengetahui dosis ekstrak biji mahoni (Swietenia mahagoni jacq) yang paling baik untuk menurunkan kadar gula darah pada mencit (Mus musculus) putih jantan. Metode penelitian adalah hewan uji diinduksi menggunakan aloksan dengan dosis 300 mg. Kelompok kontrol negatif CMC Na 0,5%, kontrol positif Glibenklamid 0,013mg/20g, Dosis ekstrak 50mg/20gBB, 100mg/20gBB, 150mg/20gBB. Hasil penelitian diperoleh terjadi penurunan kadar glukosa darah paling sedikit yaitu pada kelompok perlakuan negatif (CMC Na 0,5%) yaitu 4% dengan rata-rata 221,4mg/dL diantara kelompok lainnya, sedangkan penurunan kadar gula darah paling banyak pada kelompok ekstrak etanol biji mahoni dengan dosis 150mg/20gBB yaitu 36% dengan rata-rata 137 mg/dL. Untuk kontrol positif suspensi glibenklamid 0,013mg/20g dengan rata-rata penurunan kadar gulah darah 32% mg/dL.Kesimpulan penelitian adalah Ekstrak biji mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq) memiliki pengaruh pada penurunan gula darah pada mencit (Mus musculus) putih jantan. Ekstrak biji mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq) memiliki aktivitas dalam penurunan kadar gula darah pada mencit putih (Mus Musculus) pada dosis 50mg/kgBB mencit.
Copyrights © 2020