Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
Vol. 9 No. 3 (2020): JLBI

Singkretisme Islam – ‘to manurung’ pada Rumah Panggung Tiang Tunggal di Desa Limbung Enrekang

Mohammad Mochsen Sir (Unknown)
Zulkarnain A. S. (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Sep 2020

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya informasi maupun pengetahuan mengenai fenomena rumah tradisional yang hanya memiliki satu tiang utama dan dibangun di atas tanah adat Limbuang, serta secara visual pada fasad rumah tradisional tersebut menggunakan simbol-simbol Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui singkretisme islam dengan kepercayaan To Manurung pada Rumah Tradisional Tiang Tunggal baik yang bersifat tangible maupun intangible. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif, lokasi penelitian berada di Desa Limbuang Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan filosofi 1 (tunggal) dan 12 pada rumah ini, terletak pada tiang utama, jumlah anak tangga, kamar, jendela, atap dan bubungan rumah. Makna filosofi dari tunggal dalam pandangan Islam adalah ke-Esa-an Allah dan dalam pandangan adat dinisbatkan pada To Manurung, sedangkan angka 12 pada pandangan islam sebagai angka-angka yang terdapat dalam Alquran yang memiliki makna khusus, dan dalam pandangan adat angka 12 disimbolkan sebagai 12 jejak kaki (to manurung dengan 5 orang menterinya).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jlbi

Publisher

Subject

Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, ...