Kusta merupakan infeksi yang tersering menyebabkan disabilitas dan masih merupakan tantangan untukdieliminasi. World Health Organization merekomendasikan penggunaan multi-drug therapy (MDT) tipemultibasiler (MB) yang terdiri atas rifampisin, dapson, dan klofazimin. Regimen MDT MB ini bertujuan untukmengendalikan resistensi primer dan sekunder yang disebabkan oleh monoterapi, mencegah terjadinya relaps,serta mempercepat kesembuhan. Pengobatan MDT pernah dilaporkan memiliki beberapa efek samping meskipundianggap aman. Klofazimin merupakan obat yang ditoleransi baik, memiliki efek antimikroba dan antiinflamasi,dan sangat jarang menyebabkan reaksi alergi. Kami melaporkan pasien perempuan 39 tahun dengankusta tipe mid-borderline dan riwayat erupsi obat alergik tipe sindrom hipersensitivitas obat yang disebabkanoleh MDT multibasilar. Setelah dilakukan uji tempel obat, didapatkan hasil positif terhadap klofazimin. Tatalaksana kusta pada pasien disesuaikan menjadi MDT MB tanpa klofazimin dan ditambahkan ofloksasin 1x400mg selama total 12 bulan. Kasus ini diajukan dengan mempertimbangkan kejadian yang jarang dan diharapkandapat meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan mengenai tata laksana kusta pada keadaan khusus.Kata kunci: alergi, klofazimin, kusta, MDT
Copyrights © 2018