Okronosis eksogen adalah kelainan yang jarang ditemukan karena secara klinis mirip dengan melasmasehingga sering terlewatkan, namun okronosis eksogen membutuhkan perhatian karena dapat dicegah. Okronosiseksogen merupakan hasil penggunaan beberapa pengobatan berupa hidrokuinon, obat antimalaria danbahan yang mengandung resorsinol, fenol, merkuri, dan asam pikrik. Secara klinis okronosis eksogen berupahiperpigmentasi asimtomatik pada wajah, sisi samping dan belakang leher, punggung serta sisi ekstensor ekstremitas.Secara histopatologis terdapat globul-globul kuning kecokelatan (ochronotic) di papila dermis tanpaketerlibatan artikuler, ginjal, atau kardiovaskular. Pengobatan okronosis hingga saat ini masih sulit, belum adadata yang memuaskan untuk pengobatan okronosis eksogen, sehingga diagnosis dini dan penghentian penggunaanhidrokuinon secepatnya sangat membantu perbaikan klinis. Baku emas untuk diagnosis okronosis eksogenadalah biopsi kulit, namun biopsi merupakan tindakan yang invasif. Dematoskopi merupakan pemeriksaanpenunjang yang dapat membantu diagnosis dini dengan cepat, teknik sederhana dan mudah digunakan sertamenunjukkan gambaran yang khas pada okronosis eksogen, sehingga sangat membantu untuk membedakanokronosis eksogen dengan melasma.Kata kunci: dermatoskopi, eksogen, hidrokuinon, okronosis
Copyrights © 2018