Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 45 No 4 (2018)

Anestesi Tumescent di Bidang Dermatologi




Article Info

Publish Date
27 Apr 2019

Abstract

Anestesi tumescent adalah anestesi lokal dengan cara infiltrasi lidokain dan epinefrin yang diencerkansehingga area pembedahan menjadi sembab, tegang, dan bengkak. Pada awalnya anestesi ini dikembangkanuntuk bedah sedot lemak yang terdiri dari 4 komponen utama yaitu zat anestesi, epinefrin, larutan fisiologisnatrirum klorida 0,9% dan Natrium bikarbonat. Dengan anestesi ini dosis lidokain dapat ditingkatkan beberapakali lipat sampai dengan 35mg/kg dari dosis maksimal sebelumnya yaitu 5mg/kg sehingga didapatkan areatindakan yang lebih luas. Selain itu didapatkan area operasi yang bersih karena perdarahan minimal, keamananyang tinggi, risiko infeksi yang rendah, pasien dalam kondisi sadar sehingga memungkinkan perubahanposisi pasien intraoperasi, serta efek hidrodiseksi jaringan yang memudahkan penyedotan lemak. Keuntunganlain cara anestesi ini yaitu mencegah kehilangan serta menjaga keseimbangan cairan tubuh karena normalsalin yang digunakan sebagai pengencer dapat sebagai hidrasi pasca-operasi. Anestesi ini dapat digunakanpada berbagai tindakan non dermatologi maupun dermatologi yaitu pada bedah sedot lemak, dermabrasi,kuretase kelenjar minyak aksila pada bromhidrosis, eksisi tumor, blok anastesi, dan beberapa tindakan lainnya.Kata kunci: anestesi, tumescent, bedah sedot lemak.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...