Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 46 No 1 (2019)

DERMATOFITOSIS GENERALISATA PADA PASIEN LIMFOMA NON HODGKIN




Article Info

Publish Date
23 Jul 2019

Abstract

Pada beberapa keadaan, infeksi dermatofita dapat menyebabkan suatu keadaan infeksi yang luas, khususnya pada pasien imunokompromais, misalnya pada kasus keganasan dan HIV.Seorang perempuan berusia 50 tahun dengan diagnosis Limfoma Non Hodgkin dikonsulkan dari poliklinik Penyakit Dalam dengan lesi berupa plak eritematosa, multipel, berbentuk anular, polisiklik dengan tepi aktif (central healing) pada regio kapitis, fasialis, colli, torakalis, abdominalis, braki dekstra, antebrachii dextra et sinistra, manus dekstra, inguinal, gluteal, dan ekstremitas inferior yang disertai dengan rasa gatal. Pada pasien kemudian dilakukan pemeriksaan KOH 10% didapatkan gambaran struktur jamur berupa hifa dan pemeriksaan biakan ditemukan gambaran Trichophyton rubrum. Pasien diberikan terapi berupa itrakonazol oral sebanyak 2 x 100 mg yang diberikan selama 2 minggu.Pada kasus ini infeksi dermatofita luas terjadi akibat keadaan imunokompromais yang disebabkan oleh Limfoma Non Hodgkin yang diderita oleh pasien maupun akibat kemoterapi. Terapi pilihan pada kasus ini adalah itrakonazol oral yang memberikan hasil sangat baik setelah 2 minggu.Kata kunci: dermatofitosis, imunokompromais, Limfoma Non Hodgkin

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...