Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 46 No 2 (2019)

PENYAKIT KAWASAKI




Article Info

Publish Date
26 Jul 2019

Abstract

Penyakit Kawasaki (PK) merupakan sindrom mukokutan dan kelenjar getah bening dengan demam disertai vaskulitis multisistem, terutama menyerang anak usia di bawah 5 tahun. Etiopatogenesis belum diketahui pasti. Gambaran klinis PK bergantung fase penyakit yaitu fase akut, subakut dan konvalesen. The American Heart Association (AHA) membagi kriteria diagnosis PK menjadi klasik dan tidak lengkap. Diagnosis PK klasik ditegakkan apabila ditemukan demam tinggi ≥5 hari dan memenuhi 4 dari 5 kriteria klinis PK, yaitu injeksi konjungtiva noneksudatif bilateral tanpa keterllibatan limbus, perubahan mukosa oral, perubahan ekstremitas, eksantema polimorfik, dan limfadenopati servikal unilateral. Pasien dengan demam tinggi ≥5 hari disertai kurang dari 4 kriteria klinis PK dapat dianggap sebagai PK tidak lengkap bila gambaran ekokardiografi ditemukan abnormalitas arteri koroner. Meskipun PK bersifat swasirna dan angka kematiannya sangat rendah, 15-25% kasus yang tidak diobati mengalami kelainan kardiovaskuler progresif dan menetap. Tata laksana PK melibatkan multidisiplin ilmu kedokteran. Pemberian imunoglobulin intravena (IGIV) dan aspirin efektif mencegah komplikasi.Kata kunci: Penyakit Kawasaki, gambaran klinis, kriteria diagnosis

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...