Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 46 No 3 (2019)

MELASMA DALAM SUDUT PANDANG GENETIK




Article Info

Publish Date
09 Sep 2019

Abstract

Melasma merupakan kelainan hiperpigmentasi pada wajah dan terdistribusi secara simetris. Lebihbanyak terjadi pada wanita usia reproduktif dan banyak terjadi pada seseorang dengan tipe kulit III-V.Melasma sering memberikan dampak negatif pada kualitas hidup pasien dalam hubungan sosial. Kelainanini sangat sulit diobati dan memerlukan biaya yang cukup mahal, namun sering tidak memuaskan baikbagi pasien maupun dokter yang menanganinya. Patogenesis melasma bersifat multifaktor dan belum dapatdijelaskan sepenuhnya. Faktor genetik, hormon, dan pajanan ultra-violet (UV) merupakan faktor risikomelasma. Dari semua faktor tersebut diduga faktor genetik dan pajanan matahari berperan utama dalampatogenesis melasma. Selain itu riwayat melasma dalam keluarga juga merupakan faktor risiko. Beberapapenelitian terbaru menemukan beberapa ekspresi gen dan melibatkan beberapa jalur yang berperan dalampatogenesis melasma. Gen melanocortin-1 receptor (MC1R) merupakan salah satu gen yang diduga berperansecara genetik pada melasma.Kata kunci: Melasma, genetik, hormonal, pajanan UV dan MC1-R

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...