Karsinoma sel basal (KSB) memiliki karakteristik pertumbuhan yang lambat, jarang metastasis, dan gambaran klinis yang beragam. Hal tersebut sering menyebabkan kesalahan interpretasi sehingga terjadi keterlambatan diagnosis yang menyebabkan destruksi pada jaringan sekitarnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami gambaran klinis KSB sebagai pendekatan dalam deteksi dan diagnosis dini KSB. Penelitian ini menggunakan studi desain deskriptif retrospektif dengan metode total sampling, dari rekam medis pasien yang didiagnosis KSB berdasarkan gambaran klinis dan histopatologi di Poli Tumor dan Bedah Kulit, Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUP Dr. Hasan Sadikin pada tahun 2014-2018. Jumlah sampel sebanyak 34 orang yang memenuhi kriteria inklusi, 50% pasien KSB berusia 40-64 tahun dan 59% adalah wanita. Sebanyak 41,2% bekerja di luar ruangan. Keluhan gatal terdapat pada 44,1% sampel, interval antara munculnya lesi dan pemberian terapi 1-5 tahun sebanyak 70,6%. Predileksi lesi di pipi sebanyak 50%, berupa lesi soliter 91,2%, memiliki bentuk tidak teratur 76,5%, lesi berbatas tegas sebanyak 94,1%, ukuran lesi 1-2 cm sebanyak 47,1%, dan morfologi lesi berupa plak hiperpigmentasi terdapat pada 44,1% sampel.
Copyrights © 2022