Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 48 No 2 (2021)

SEROLOGI SIFILIS PADA INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)




Article Info

Publish Date
13 Oct 2021

Abstract

ABSTRAKSifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi human immunodeficiency virus(HIV) dan begitupun sebaliknya. Hingga saat ini, deteksi sifilis dengan atau tanpa koinfeksi HIV menggunakan tes serologi masih menjadi pilihan utama, terutama di negara-negara berkembang. Tes serologi yang rutin digunakan meliputi tes nontreponema dan treponema. Dalam menegakkan diagnosis, klinisi seringkali merujuk pada tes serologi tersebut. Hasil tersebut perlu menjadi perhatian karena manifestasi klinis dan tes serologi sifilis pada HIV sering tidak biasa. Hal ini diduga akibat respons imun pada infeksi HIV yang dapat mengubah perjalanan alamiah sifilis. Beberapa hasil tes serologi sifilis pada koinfeksi HIV dapat menunjukkan hasil negatif palsu, terjadinya serokonversi, dan adanya fenomena serofast. Selain itu, perlu juga dilakukan tes penapisan serologi sifilis secara rutin pada koinfeksi HIV dan untuk mengevaluasi efektivitas terapi. Berbagai pola serologi sifilis pada koinfeksi HIV yang tidak biasa tersebut perlu diantisipasi dengan baik sehingga tata laksana dapat berjalan efektif, dan diharapkan mengurangi risiko penularan terutama pada kelompok dengan risiko tinggi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...