JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022

Peran Institusi Sosial: Analisis Postkolonial Pedagogis terhadap Ketidaksetaraan Gender dalam Konsep Hagabeon pada Upacara Kematian Mate Pupur Orang Batak

Epi Sihombing (Magister Sosiologi Agama UKSW)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2022

Abstract

Tulisan ini akan menganalisis tentang posisi perempuan dalam kehidupan sosial masyarakat Batak terutama dalam upacara kematian Mate Pupur. Dalam konteks kehidupan dan pelaksanaan adat Batak, ditemukan tindakan ketidakadilan dan perilaku diskriminatif terhadap kaum perempuan. Hal ini terutama berkaitan dengan cita-cita hagabeon yang menempatkan kaum laki-laki berada di atas segalanya. Tulisan ini menggunakan pendekatan deskripsi-analitif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa perempuan Batak mengalami ketidaksetaraan gender yang ditandai dengan terjadinya subordinasi (penomorduaan) dan marjinalisasi. Nilai dan harga seorang perempuan terletak pada kebehasilannya melahirkan seorang anak laki-laki. Pemahaman ini tetap langgeng hingga masa kini, masa kehadiran gereja di tengah kehidupan orang Batak. Kelanggengan ini tidak dapat dapat dipisahkan dari paham yang melekat dalam diri orang Batak itu sendiri. Maka untuk sebuah perubahan, diperlukan revolusi gagasan –posttkolonial pedagogis melalui institusi sosial dalam hal ini gereja.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...