Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui: sejauh mana efektivitas supervisi kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan mengajar guru dan sejauh mana peningkatan kemampuan kepala sekolah melakukan supervisi kepala sekolah. Manfaat Penelitian adalah (1) Untuk meningkatkan profesionalisme guru. (2) Untuk meningkatkan profesionalisme kepala sekolah melakukan pembinaan terhadap guru. (3) Untuk memberikan motivasi kepada guru melakukan penelitian tindakan. Penelitian dilakukan berdasarkan Model Tindakan Sekolah yang dilaksanakan melalui tiga siklus dengan prosedur: Planning/ Perencanaan, Acting/ Tindakan, Observing/ Pengamatan, dan Reflekting/ Refleksi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Aspek-aspek kelemahan tindakan pada setiap siklus akan direfleksikan sebagai bahan perbaikan pada siklus berikutnya. Setelah penelitian Tindakan dilaksanakan, diperoleh hasil: (1) Kemampuan guru menyusun RPP mengalami perbaikan dari kategori cukup mampu dengan nilai rata-rata 2,6 pada siklus I menjadi kategori mampu dengan nilai rata-rata 3,4 pada siklus II. (2) Kemampuan mengajar guru mengalami perbaikan dari kategori cukup mampu dengan nilai rata-rata 2,86 pada siklus I menjadi kategori mampu dengan nilai rata-rata 3,3 pada siklus II. (3) Kemampuan guru melakukan stimulasi belajar mengalami perbaikan dari kategori mampu dengan nilai rata-rata 3,20 pada siklus I menjadi nilai rata-rata 3,6 pada siklus II. Karena itu disarankan kepada Kepala sekolah di Kota Medan agar termotivasi melakukan penelitian tindakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah binaannya. Kemudian Kepada guru-guru disarankan agar melakukan penelitian tindakan untuk meningkatkan kualitas mengajarnya.
Copyrights © 2021