Pendidikan adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh individu secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suatu proses pembelajaran yang efektif dengan tujuan mendidik peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya. Belajar merupakan proses perubahan dalam kepribadian manusia, terlihat pada tingkat kualitas tingkah laku dan peningkatan kualitas. Belajar menurut Barlow merupakan proses penyesuaian perilaku secara progesif. Tujuan yang dapat didapat dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat motivasi belajar pada siswa ditinjau dari 4 tipe kepribadian Eysenck. Dalam penelitian ini memunculkan hipotesis ada perbedaan tingkat motivasi belajar pada siswa SMA kelas 10 ditinjau dari 4 tipe kepribadian. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar dan Eysenck Personality Inventory (EPI). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal-Wallis menggunakan SPSS versi 25.0 dengan membuktikan taraf signifikan internal sebesar p = 0,157 (>0,05) dan taraf signifikansi eksternal p = 0,134 (>0,05). Implikasi penelitian ini adalah perbedaan tingkat motivasi belajar siswa SMAN 1 Teras Boyolali kelas 10 pada masa pandemi tidak dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik yang dimiliki oleh masing-masing tipe kepribadian. Mayoritas siswa SMAN 1 Teras Boyolali dalam penelitian ini memiliki tingkat motivasi belajar yang sedang, hal ini dapat diartikan bahwa siswa kelas 10 SMAN 1 Teras Boyolali yang sedang menempuh pendidikan mempunyai tingkat motivasi belajar yang cukup baik. Kata Kunci: Tingkat Motivasi Belajar; Masa Pandemi; Tipe Kepribadian Eysenck
Copyrights © 2023