Café merupakan salah satu usaha yang memiliki banyak pesaing, dibutuhkan strategi yang tepat agar usaha tersebut dapat bersaing dan berkembang. Moogs Coffee perlu mengetahui tahapan dan posisi usahanya saat ini agar mendapatkan strategi bisnis yang baru dan meningkatkan penjualannya berdasarkan konsep Product Life Cycle (PLC) dan Boston Consulting Group (BCG) Matrix Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengambilan data yang dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Jenis dan sumber data penelitian ini yaitu data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan kurva Product Life Cycle (PLC) berada pada tahapan pertumbuhan (growth) yaitu tahap dimana produk yang diperkenalkan sudah dikenal dan dapat diterima oleh konsumen. Sedangkan, pada kurva Boston Consulting Group (BCG) Matrix berada pada posisi sapi perah (Cash Cow) yaitu posisi pangsa pasar relative tinggi, tetapi memiliki pertumbuhan pasar yang rendah. Pembahasan penelitian ini menghasilkan konsep Product Life Cycle (PLC) yaitu, strategi produk, strategi harga, dan strategi pemasaran. Sedangkan pada Boston Consulting Group (BCG) Matrix menghasilkan strategi penciutan pasar, strategi diversifikasi, dan pengembangan produk. Kata kunci: Product Life Cycle (PLC), Boston Consulting Group (BCG) Matrix, Moogs Coffee, Cafe
Copyrights © 2023