Prevalensi penderita tuberkulosis di Jawa Timur sebanyak 57.442 menempati posisi ke dua di Indonesia. Perlu upaya memutus rantai penularan agar tidak bertambah meluas kasusnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan pasien TBC dalam upaya mengantisipasi penularan penyakit di UPT Kesehatan Puskesmas Pasuruan. Rancangan penelitian ini Corelation menggunakan metode cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua pasien tuberkulosis yang ada di UPT Kesehatan Puskesmas Pasuruan. Besar sampel sebanyak 30 responden. Teknik samplingnya adalah total sampling. Instrumen dalam pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi yang valid dan reliable dengan uji product momet 0.364 dan alfa cronbach >0.6. Data yang diperoleh selanjutnya dianilsis dengan spearman rank α = 0,05 untuk mengetahui hubungan dari variable yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden, sebagian besar yaitu 16 responden (53,3%) berpengetahuan cukup dan sebagian besar mempunyai tindakan yang cukup yaitu 17 responden (56,6%). Dalam peringkat spearman rank menunjukkan hasil yang signifikan dari 0,004 di α = 0,05 dan r = 0,515. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan dengan antisipasi penularan penyakit pada penderita tuberculosis di era pandemi Covid-19.
Copyrights © 2022