Pengendalian proyek meliputi tiga faktor pembatas penting, yaitu uang, ruang lingkup, dan waktu. Proyek pembangunan asrama santri harus selesai dalam 44 minggu dengan nilai kontrak sebesar Rp. 5.430.930.000. Sehingga, diperlukan pengendalian yang baik dan terintegrasi dalam memastikan batasan waktu dan biaya terpenuhi. Penelitian ini tujuannya yaitu dalam memprediksi kinerja waktu dan biaya serta faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keterlambatan maupun kemajuan proyek. Metode yang dipakai yaitu metode Earned Value yang mencakup tiga indikator, yakni BCWS, BCWP, dan ACWC. Selama periode minggu 1 hingga minggu 5, diperoleh nilai Schedule Variance (SV) sebesar Rp79.834.671,00 yang menunjukkan SV positif, artinya proyek lebih awal daripada jadwal yang ditentukan. Nilai Schedule Performance Index (SPI) sebanyak 1,936, yang berarti SPI bernilai di atas 1, mengartikan proyek lebih awal daripada yang ditentukan. Sementara itu, nilai Cost Variance (CV) sebesar -Rp238.110.206,00 menunjukkan CV negatif, yang berarti lebih besarnya biaya proyek daripada yang ditentukan, sedangkan nilai Cost Performance Index (CPI) sebanyak 0.409, yang berarti CPI kurang dari 1, mengartikan lebih besarnya biaya proyek daripada anggaran yang ditentukan.
Copyrights © 2023