Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR PELAT LANTAI KONVENSIONAL DENGAN SISTEM FLOOR DECK Muh Nur Sahid; Budi Priyanto; Winardi Winardi
Eco Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11. No.1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is intended for comparison of the structure of a conventional floor slab and floor deck system. The aim of research looking for an easy job execution, performance and productivity of labor and equip-ment are high, the effectiveness of a faster time and low cost of the two methods. Object of research on Building Project National Craft Council and Scout (DESPRA) Central Java, Semarang. This comparative study covers the analysis of the implementation of the work, the analysis of the performance and produc-tivity of labor and equipment, timing analysis, the cost of implementation with field observation method. Implementation of research results slab floor deck system more effective and efficient both from the level of difficulty and time required compared to conventional floor plate. Labor productivity and higher tool structure floor deck slab system compared to conventional floor plate structure. While the performance of slab floor deck system is better than the conventional floor plate. The timing of the slab floor deck system faster than conventional floor plate difference of 6.92 days. Costs on the work floor deck slab system less than a conventional floor plates by a margin of 8.105%
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Plesteran Proyek Ruko 2 Lantai Agung Kurniawan; Budi Priyanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9075

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan produktivitas plesteran pada proyek Ruko 2 lantai dengan SNI. Adapun hal yang akan diteliti yaitu produktivitas mandor, kepala tukang, tukang, dan tenaga. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan. Sumber data yang digunakan yaitu data primer berupa observasi di lapangan seperti jumlah tukang atau pekerja, jam kerja, luasan pekerjaan. Sedangkan data sekunder berupa dokumentasi yang ada di lapangan dan jurnal terdahulu yang relevan dengan penelitian ini. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai produktivitas 22,19 m2/hari untuk mandor dan kepala tukang, 14,94 m2/hari, dan 16,88 m2/hari untuk tukang dan tenaga. Sedangkan untuk hasil koefisien tenaga kerja tiap 1 m2 plesteran yaitu 0,045 OH untuk mandor dan kepala tukang, 0,067 OH untuk tukang, dan 0,059 OH untuk tenaga. Produktivitas tenaga kerja dalam proyek ruko 2 lantai ini, mandor dan kepala di lapangan lebih rendah dibandingkan dengan SNI 2837-2008 dan produktivitas tenaga kerja untuk tukang dan tenaga di lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan SNI 2837-2008.
Analisa Produktivitas Tenaga Kerja dan Harga Satuan Pekerjaan Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Hilda Rahsa Pramesti; Budi Priyanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 1 (2023): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9082

Abstract

Pembangunan suatu proyek konstruksi di Indonesia dapat meningkatkan perkembangan di bidang insfrastruktur. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu tenaga kerja dalam melaksanakan suatu proyek. Dalam menyelesaikan suatu proyek agar sesuai dengan waktu, biaya, dan mutu maka diperlukan maka dibutuhkan produktivitas untuk mengukur kinerja para tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan Rumah Tinggal oleh PT. TukangBangun serta untuk memperbandingkan produktivitas tenaga kerja paada pekerjaan dinding bata merah dan bata ringan pada proyek tersebut. Produktivitas tenaga kerja pekerjaan dinding dipengaruhi beberapa faktor antara lain : jenis bahan, alat yang digunakan, keahlian tenaga kerja, serta bentuk dan letak dinding. Manfaat pada penelitian ini untuk menjadikan referensi tentang perbandingan produktivitas pekerjaan pasangan dinding bata merah dan bata ringan di lapangan serta memberikan informasi atau pengetahuan terkait perbandingan produktivitas pekerjaan pasangan dinding bata merah dan bata ringan di lapangangan. Penggunaan material dalam proses konstruksi secara efektif sangat bergantung pada desain yang dikehendaki dari suatu bangunan. Bata ringan memiliki ukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan yang bervariasi 8-10 cm. Bahan atau acian yang biasanya digunakan adalah semen instan atau semen khusus.
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Plesteran Dinding Proyek Masjid Mibas Ferdatama Gama Bagaskara; Budi Priyanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9083

Abstract

Tenaga kerja yang berkualitas diperlukan dalam proyek konstruksi untuk mencapai hasil yang diinginkan karena produktivitas pekerja yang tinggi, khususnya dalam proyek konstruksi, memiliki dampak yang signifikan terhadap hasil proyek. Plesteran dan acian dinding adalah salah satu pekerjaan yang menuntut pekerja produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui koefisien produktivitas pekerjaan plesteran dan membandingkannya dengan SNI 2837-2008. Penelitian ini dilakukan di lapangan melalui observasi langsung. Pengamatan ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi primer yang dibutuhkan untuk menghitung produktivitas pekerjaan plesteran yang dilakukan pada proyek pembangunan Masjid MIBAS. 66,06 m2/hari untuk mandor, 6.60 m2/hari untuk tukang, dan 13,47 m2/hari untuk pembantu tukang merupakan hasil rata-rata dari analisis koefisien produktivitas plesteran dinding dan acian pada proyek pembangunan Masjid MIBAS. Hasil produktivitas SNI yaitu 45,45 m2/hari untuk mandor, 50 m2/hari untuk kepala tukang, 5 m2/hari untuk tukang, dan 2,5 m2/hari untuk pembantu tukang. Hasilnya, selisih bagian mandor +20,61 m2/hari, bagian kepala tukang +16,06 m2/hari, bagian tukang +4,10 m2/hari, dan bagian pembantu tukang +8,47 m2/hari. Bila ada tanda plus, berarti hasilnya lebih tinggi dari yang ditentukan oleh SNI 2837 – 2008.
Analisis Faktor-Faktor Resiko Pekerjaan Bor Pile, Balok, Dan Kolom Pada Proyek Pembangunan RSUD Pandan Arang Fadhilah Arifatunnisa; Budi Priyanto
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 37, No 1 (2023): PENA MARET 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i1.2886

Abstract

In the implementation of construction projects, it cannot be separated from problems in project implementation which may be caused by various factors. Of course, in the implementation process there are a number of obstacles that occur in relation to one another and result in other work being disrupted or delayed. This analysis aims to determine the factors that cause obstacles in the Class III Inpatient Building Construction Project of Pandan Arang Hospital. The results of the analysis show that the factors that hinder the completion of the project are the death of heavy equipment used in soil preparation work, hitting a large rock during drilling, flooding during drilling, lack of reinforcing iron fabrication area, porousness during formwork removal, casting carried out during rainy days.
Analisa Kinerja Pembangunan Proyek Asrama Santri Menggunakan Metode Hasil Dilia Nur Anisa; Budi Priyanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.590

Abstract

Pengendalian proyek meliputi tiga faktor pembatas penting, yaitu uang, ruang lingkup, dan waktu. Proyek pembangunan asrama santri harus selesai dalam 44 minggu dengan nilai kontrak sebesar Rp. 5.430.930.000. Sehingga, diperlukan pengendalian yang baik dan terintegrasi dalam memastikan batasan waktu dan biaya terpenuhi. Penelitian ini tujuannya yaitu dalam memprediksi kinerja waktu dan biaya serta faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keterlambatan maupun kemajuan proyek. Metode yang dipakai yaitu metode Earned Value yang mencakup tiga indikator, yakni BCWS, BCWP, dan ACWC. Selama periode minggu 1 hingga minggu 5, diperoleh nilai Schedule Variance (SV) sebesar Rp79.834.671,00 yang menunjukkan SV positif, artinya proyek lebih awal daripada jadwal yang ditentukan. Nilai Schedule Performance Index (SPI) sebanyak 1,936, yang berarti SPI bernilai di atas 1, mengartikan proyek lebih awal daripada yang ditentukan. Sementara itu, nilai Cost Variance (CV) sebesar -Rp238.110.206,00 menunjukkan CV negatif, yang berarti lebih besarnya biaya proyek daripada yang ditentukan, sedangkan nilai Cost Performance Index (CPI) sebanyak 0.409, yang berarti CPI kurang dari 1, mengartikan lebih besarnya biaya proyek daripada anggaran yang ditentukan.
Analisis Faktor-Faktor Resiko Pekerjaan Bor Pile, Balok, Dan Kolom Pada Proyek Pembangunan RSUD Pandan Arang Fadhilah Arifatunnisa; Budi Priyanto
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 37, No 1 (2023): PENA MARET 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i1.2886

Abstract

In the implementation of construction projects, it cannot be separated from problems in project implementation which may be caused by various factors. Of course, in the implementation process there are a number of obstacles that occur in relation to one another and result in other work being disrupted or delayed. This analysis aims to determine the factors that cause obstacles in the Class III Inpatient Building Construction Project of Pandan Arang Hospital. The results of the analysis show that the factors that hinder the completion of the project are the death of heavy equipment used in soil preparation work, hitting a large rock during drilling, flooding during drilling, lack of reinforcing iron fabrication area, porousness during formwork removal, casting carried out during rainy days.
Manajemen Risiko pada Pekerjaan Beton Proyek Pembangunan Bendungan Jlantah Arum Pratiwi, Sekar; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i3.660

Abstract

Pekerjaan konstruksi adalah salah satu pekerjaan dengan risiko yang besar karena dapat memicu kegagalan proyek. Proyek pembangunan Bendungan Jlantah juga tidak luput dari risiko khususnya pada pekerjaan beton. Pekerjaan beton dilaksanakan pada lokasi dan waktu pengerjaan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan penanganan risiko masing-masing. Risiko dapat berpengaruh pada kualitas bangunan yang dihasilkan hingga memunculkan keterlambatan yang menyebabkan penambahan waktu dan anggaran biaya. Dalam menghindari keterlambatan pekerjaan beton, maka perlu dilakukan identifikasi faktor risiko pekerjaan beton. Dengan menggunakan metode kualitatif yang diperoleh melalui proses wawancara maupun observasi di lokasi penelitian didapatkan beberapa faktor risiko pekerjaan beton yaitu kurangnya ketersediaan peralatan, keterlambatan kedatangan material, material yang akan digunakan tidak memenuhi spesifikasi, kerusakan alat saat persiapan pengecoran maupun saat pengecoran berlangsung, cuaca, dan produk beton mengalami keretakan permukaan. Sedangkan metode studi literatur digunakan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang mungkin terjadi pada pekerjaan beton pada pelaksanaan proyek konstruksi. Dalam menghindari keterlambatan pekerjaan beton, maka perlu dilakukan identifikasi manajemen risiko dengan adanya pengendalian dari faktor risiko.
Pengelolaan Risiko Dampak Hujan Lebat terhadap Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Proyek Pembangunan Bendungan Jlantah Fitri Yadi, Rohmad; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i3.668

Abstract

Pembangunan bendungan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar didaerah bendungan tersebut. Penelitian kualitatif menggunakan metode studi kasus dengan mengamati pengaruh musim hujan serta pengelolaanya terhadap pekerjaan timbunan pada proyek Bendungan Jlantah. Hasil identifikasi menunjukan bahwa pada musim hujan terdapat beberapa risiko dalam pekerjaan timbunan,diantaranya Material berlumpur,Akses jalan rusak,dan Produktivitas alat berat dan pekerja menurun,serta Merusak timbunan yang sudah terpadatkan. Manajemen risiko yang baik dapat meminimalisir kerugian yang terjadi akibat musim hujan.
Faktor Keterlambatan Pekerjaan Bangunan Pelimpah pada Proyek Bendungan Jlantah Jatiyoso Karanganyar Tri Febriantoro, Deni; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i3.669

Abstract

Bangunan Pelimpah adalah struktur yang digunakan untuk menyediakan aliran yang terkendali dari bendungan ke daerah hilir. Bangunan pelimpah berfungsi untuk mengalirkan air banjir yang masuk ke dalam waduk supaya tidak membahayakan keamanan tubuh bendungan. Perkembangan pembangunan yang semakin meningkat melahirkan pesatnya perkembangan perusahaan jasa yang bergerak di bidang konstruksi. Pada kenyataannya pelaksanaan proyek konstruksi selalu mengalami kendala yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, sehingga waktu penyelesaian pekerjaan tidak sesuai dengan yang telah ditetepkan pada dokumen kontrak pekerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara dan studi literatur untuk mengidentifikasi faktor risiko yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan pengelolaan risiko pekerjaan beton. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa penyebab keterlambatan yang telah diidentifikasi yaitu keterlambatan keterseduaan beton, faktor curah hujan, faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja, Faktor kurangnya kedisiplinan tenaga kerja, Faktor kurangnya keahlian tenaga kerja, Faktor komunikasi antar kontraktor dan owner.