Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan
Vol 2, No 2 (2013): AGUSTUS

MENGUPAS TUNTAS BUDAYA KORUPSI YANG MENGAKAR SERTA PEMBASMIAN MAFIA KORUPTOR MENUJU INDONESIA BERSIH

Viola Sinda Putri Mita Argiya (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2013

Abstract

AbstrakTulisan ini membahas bahwa seperti yang telah kita lihat selama ini, hukum Indonesia tak lain dan tak bukan dapat dikatakan Homo Homini Lupus. Dengan kata lain disebut hukum rimba Indonesia dimana yang kuat adalah yang berkuasa dan dalam konteks ini kekuasaan terletak pada uang, uang, dan uang. Selain itu hukum saat ini merupakan hukum yang memandang bulu, yang memiliki bulu - bulu banyak adalah yang lebih berkuasa. Bulu banyak itu hanya milik monyet, dan monyet itu sangatlah cerdik. Seperti halnya penguasa kita yang memiliki bulu banyak alias uang banyak, mereka sangatlah cerdik bagai monyet. Mereka melakukan apa saja untuk menimbun uang negara demi kemakmuran diri sendiri. Mereka dengan mudah melakukan korupsi yang seharusnya merupakan uang rakyat semesta, dan saat sudah di penjara pun mereka dengan mudah juga keluar masuk penjara. Semua itu dapat mereka lakukan karena adanya budaya korupsi oleh mafia koruptor yang telah mengakar di negara kita.Kata Kunci: Budaya Korupsi, Korupsi di Indonesia.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

recidive

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

This Journal aims primarily to facilitate undergraduate students paper over current developments on criminal law issues in Indonesia as well as to publish innovative legal construction of the money laudering law, corruption law,criminology, and financial crimes. It provides immediate open access to ...