Kota Padang merupakan ibukota Provinsi Sumatra Barat yang terletak di pantai barat pulau Sumatra. Dilihat dari letak geografisnya, Kota Padang memiliki potensi-potensi daerah yang cukup bervariasi. Potensi-potensi ini terdapat didaerah daratan dan lautan.Metode yang biasa digunakan mengamati deformasi yaitu dengan survey GNSS (Global Navigation Satellite System). Dengan menggunakan rumus vector perpindahan pada persamaan 1. maka didapatkan hasil perpindahan atau selisih koordinat dan elevasi. Dari hasil hitungan menggunakan rumus kecepatan perpindahan rata-rata didapatkan hasil hitungan kecepatan perpindahan titik pemantaauan. Berdasarkan hasil uji akurasi perhitungan pada tabel f dan analisi pergeseran koordinat. penerimanaan Ho setelah dilakukan uji akurasi menggunakan perhitungan tabel F menandakan bahwasanya titik tersebut bergerak tidak terlalu signifikan, sedangkan Koordinat titik pemantauan yang ditandai dengan penolakan Ha setelah dilakukan uji akurasi menandakan bahwasanya titik tersebut bergerak signifikan. 1. Besaran kecepatan pegeseran pada titik-titik pemantauan diKota Padang pada penelitian ini pada kala 1 dan 2, pada koordinat X terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.00025-0.00250 m/bulan, pada koordinat Y terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.0000- 0.00475 m/bulan, serta pada posisi ketinggian terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.00175-0.0195. Sedangkan pada kala 2 dan 3 koordinat X terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.000-0.016 m/bulan, pada koordinat Y terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.0000- 0.00433 m/bulan, serta pada posisi ketinggian terjadi kecepatan perpindahan sebesar 0.00067-0.08133.
Copyrights © 2023